photo hhhhhhhhiii_zps9dd37855.jpeg" />  photo hhdrhhdhdrhdh_zps2794a59b.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />
Tampilkan postingan dengan label Sosbud. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosbud. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Desember 2015

Ratusan Mahasiswa UMPAR Bersihkan Pesisir Cempa'e

Sumber Foto : Google Image
WARTAKAMPUS, Parepare -Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) membersihkan sampah di pesisir pantai cempa'e, Kamis (12/11/2015).

Mereka dari Fakultan Teknik dan Pendidikan Kesehatan (Pikes) tersebut memungut sampah yang selama ini menumpuk dan berserahkan di bibir pantai samping Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cempae.

"Kita memang programkan dalam organisasi kampus untuk aksi sosial dan salah satunya sampah pantai yang selama ini banyak berserahkan dan mengganggu nelayan," ujar Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Teknik Umpar, Yanan.

Selasa, 24 November 2015

Piala Adipura Akan di Arak Keliling Kota Parepare

Sumber Foto : Google Image
WARTAKAMPUS, Parepare - Program Jumat Peduli dan Peduli Lorong yang dicanangkan Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, berbuah hasil. Pemerintah pusat mengganjarnya dengan Piala Adipura kategori kota sedang.
 

Wali Kota Parepare diagendakan menerima langsung penghargaan tertinggi supremasi di bidang kebersihan dan lingkungan hidup ini, Senin (23/11) malam di Jakarta.
 

Ketua penjemputan Piala Adipura yang juga Asisten I Pemkot Parepare Rusman Rahman, mengatakan, Piala Adipura yang tiba di Makassar akan diterima langsung oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Ketua penjemputan di Makassar Kadarusman siap menunggu.
”Pak Kadarusman (Kadis Tata Kota) yang menjemput Piala Adipura di Makassar,” kata Rusman, kemarin.
 

Setelah diterima Gubernur, besoknya, Selasa (24/11) Piala Adipura dibawa ke Kota Parepare. Selanjutnya diarak berkeliling kota.
”Rencananya, setelah tiba diParepare hari Selasa, Piala Adipura akan diarak,” tambah Rusman.
 

Sebelumnya, Wali Kota Parepare DR HM Taufan Pawe mengatakan, Piala Adipura yang diraih tahun ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Utamanya masyarakat Kota Parepare secara umum.
 

”Saya dipanggil untuk menyampaikan presentase di kementerian, setelah Parepare masuk nominator Piala Adipura. Hasilnya, Parepare dapat Piala Adipura. Rencananya juga, Parepare dapar award sebagai Kota Sehat. Jadi bisa disandingkan antara Adipura dan Koa Sehat,” jelasnya.
 

Meski begitu, Taufan mengingatkan untuk tidak terlalu bangga setelah mendapatkan Piala Adipura. Tanggung jawab untuk mempertahankan piala ini harus menjadi yang utama.
”Jangan hanya jadi simbol ini Piala Adipura. Semua elemen masyarakat harus terlibat untuk bekerja sama menjaga kebersihan kota, agar apa yang telah diraih dapat dipertahankan,” ujarnya.

Piala ADIPURA yang ke 10 Untuk Parepare

Sumber Foto : Google Image
WARTAKAMPUS, Parepare – Kota Parepare berhasil merebut kembali Piala Adipura ke-10. Piala Adipura akan diterima langsung oleh Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe pada Senin(23/11/2015) malam dari pihak Kementerian Negara Lingkungan Hidup. “Alhamdulillah, tahun ini kita bisa mendapatkan Piala Adipura ini. Tentunya ini merupakan kerja keras semua pihak dari elemen-elemen masyarakat, stake holder dan elemen-elemn lainnya,” tegas Walikota Parepare, H M Taufan Pawe, Kamis (19/11/2015). Taufan menuturkan, penilaian Adipura tahun ini sangatlah berbeda dengan penilaian Piala Adipura tahun-tahun sebelumnya. 

Tahun ini menurut Taufan, tim penilai dua kali turun ke Kota Parepare untuk melakukan penilaian. Tak hanya itu, penilaian juga meliputi bagaimana pemaparan para kepala daerah se-Indonesia dalam bentuk penjelasan dan konsep penataan kota di hadapan Dewan Pertimbangan Adipura. “Tahun ini penilaian sangat berbeda, bahkan kita kepala daerah dituntut untuk melakukan pemaparan dan penjelasan terkait konsep penataan kota, kota bersih hingga Tempat Pembuangan Akhir di depan Dewan Pertimbangan Adipura,” urainya. 

Keberhasilan Pemerintah Kota meraih Piala Adipura kembali menurut Taufan merupakan bukti nyata dari konsep kepedulian terhadap kebersihan kota yang selama ini digalakkan . “Sekali lagi ini bentuk kerjasama semua pihak, terima kasih untuk warga parepare yang selalu mendukung Pemerintah Kota,” kata Taufan. Program Adipura telah dilaksanakan setiap tahun sejak 1986, kemudian terhenti pada tahun 1998. Dalam lima tahun pertama, program Adipura difokuskan untuk mendorong kota-kota di Indonesia menjadi “Kota Bersih dan Teduh”. 

Program Adipura kembali dicanangkan di Denpasar, Bali pada tanggal 5 Juni 2002, dan berlanjut hingga sekarang. Pengertian kotadalam penilaian Adipura bukanlah kota otonom, namun bisa juga bagian dari wilayah kabupaten yang memiliki karakteristik sebagai daerah perkotaan dengan batas-batas wilayah tertentu.