photo hhhhhhhhiii_zps9dd37855.jpeg" />  photo hhdrhhdhdrhdh_zps2794a59b.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />  photo 565465645565_zps62adc85f.jpeg" />
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sastra. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Januari 2016

Selvi Tridayani : Berhijab Bukti Taat

Sumber : Google Image
Hidayah itu dijemput, bukan sekedar ditunggu itulah kata-kata yang harus kita ingat dalam fikiran kita. Allah swt punya segala macam cara dan segala macam perantara untuk menyadarkan seseorang. Allah maha besar...:) 

Islam merupakan satu-satunya jawaban atas berbagai macam kegaulan yang dialami oleh muslimah. Islam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh muslimah yaitu dengan solusi yang setuntas...tuntasnya.siapapun yang saat ini sedang"Hidup"pastilah butuh kejelasan hidup ini mau berjalan kearah mana ? Apa yang dibutuhkan agar perjalanan hidup ini menyenangkan dan selamat. 

Nah, untuk mencari jawabannya."kemana kita akan berjalan"jawaban pertanyaan ini harus kita kembalikan kepada yang ciptain kita ya, apa sich maksud Allah swt menciptakan manusia? Ternyata jawaban ini semua ada didalam Al-quran loh... Surah Adz-Dzariyat ayat 56 Artinya:Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepadaku. Nah, sobat muslim jadi maksud penciptaan kita-kita nih ya adalah untuk beribadah kepada Allah swt. Para Muslimah tau nggak sich"ibadah"itu sebagai bukti taat kita kepada Allah swt, bukti terima kasih kita kepada Allah swt, bukti rasa malu kita kepada Allah swt. 

Sobat muslim, hijab adalah penutup, hijab adalah penghalang didalam hijab ada yang kita kenal dengan jilbab dan kerudung.jilbab dalam Al-quran, terdapat dalam bentuk pluralnya,yaitu"jalaabib"ayat Al-quran yang menyebut kata"jalaabib"adalah firman Allah swt (artinya),"Hai nabi,katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin "hendaklah mereka menggulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka," (Arab:yu dhiina'alaihina min jalaabiihina ).(Qs Al-ahzab{33}:59).menafsirkan ayat ini imam Al Qurthubi berkata,kata jalaabiib adalah bentuk jamak dari jilbab,yaitu baju yang lebih besar ukurannya dari pada kerudung ( akbar min al khimar ).  

Diriwayatkan bahwa ibnu abbas dan ibnu mas'ud berpendapat bahwa jilbab artinya ar ridaa' (pakaian sejenis jabah/gamis).ada yang berpendapat jilbab adalah alqinaa'( kudung kepala wanita atau cadar ).
pendapat yang shahih, jilbab itu adalah baju yang menutupi seluruh tubuh kecuali muka dan telapak tangan (al tsaub alladz yasturu jamii'al badan),"(imam Al Qurthubi,tafsir Al Qurthubi,14/107),adapun kerudung dalam Al-quran disebut dengan istilah"khumur"(plural dari khimar)bukan dengan istilahjilbab,"kata"khumur"terdapat dalam firman Allah swt(Artinya),"Dan hendaklah mereka (para wanita)menutuokan kain kerudung kepada mereka "(Arab:walyadhribha bi khumurihinna'ala juyubuhina)"(Qs An-nuur {24:).
imam ibnu katsir dalam kitabnya tafsir ibnu katsir menjelaskan bahwa yang dimaksud "khimar"adalah apa-apa yang digunakan untuk menutupi kepala (maa yuahaththa bin ar ras'su ( tafsir ibnu katsir,4/227).dengan kata lain tafsir dari kata "khimar"tersebut jika dialihkan kedalam bahasa indonesia  yang artinya kerudung.inilah yang saat ini secara salah kaprah disebut jilbab oleh masyarakat umum indonesia.
Sobat muslim, hijab itu adalah pelindung Rasullah sashallahu 'alaihi wassalam bersabda (yang artinya)"Sesungguhnya Allah itu malu dan melindungi serta menyukai rasa malu dan perlindungan".
Sabda beliau yang lain (yang artinya)"Siapa saja diantara wanita yang melepaskan pakaiannya di selain rumahnya,maka Allah Azza wajalla telah mengoyak perlindungan rumah itu dari padanya,"
Sobat muslim, hijab itu bukti taqwa seorang muslimah Allah subhanahu wata'ala berfirman (yang artinya),"Hai anak adam,!sesunguhnya kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan pakaina indah untuk perhiasan dan pakaian taqwa itulah yang paling baik (Q.S.Al-A'raaf:26).
Sobat muslim,selain kita para  muslimah menjalankan perintah dan kewajiban dari Allah swt kita harus banyak-banyak lagi belajar,kenapa?
karna dengan memakai jilbab dan kerudung kita harus berhati-hati pula supaya tidak bertabaruj.upz...apaan thu tabaruj?
Tabaruj adalah berhias secara berlebih-lebihan.


Nah, sobat muslim dari uraian diatas penulis sampaikan adalah syarat jilbab itu:


1) Terusan tidak potongan
2) Tidak ketat/membentuk lukuk tbuh
3) Tidak tipis dan tidak menerawang
4) Tidak berwarna dan bermotif terlalu menyolok.
Syarat khimar ( kerudung ) :


1) Hingga juyub/menutupi dada
2) Tidak tipis/tidak ketat
Jadi, menutup aurat itu adalah wajib bagi setiap muslim dan muslimah, berarti jika dilaksanakan akan menghasilkan pahala dan jika tidak dilakukan maka akan menuai dosa.
Sobat, seorang muslim yang jujur akan menerima perintah tuhannya dan dia langsung mengatakan ( Kami Dengar dan kami taat ) segera menjermahkannya dalam amal nyata, karena cinta dan penghormatannya terhadap islam, bangga dan syariat-nya, mendengar dan taat kepada sunnah nabi-nya dan tidak peduli dengan keadaan orang-orang sesat yang berpaling dari kenyataan yang sebenarnya, serta lalai akan tempat kembalinya yang ia nantikan.
Semoga,yang belum berhijab segera berhijab dan mendapatkan hidayah dan rahmat dari Allah swt.Aamiin***

Oleh : Selvi Tridayani

Biodata Penulis
Nama saya selvi tridayani. Lahir di duri riau 19 september 1992. Menulis dan berbicara didepan umum adalah hobi utama saya, sampai saat ini cita-cita saya ingin menjadi penulis yang baik tidak hanya untuk diri saya sendiri tetapi juga untuk orang banyak. Saat ini saya masih kuliah semester tujuh jurusan PAI (Pendidikan agama islam) Di Stai Hubbulwatan Duri Riau.

Medsos Penulis
Facebook :selvitridayani@yahoo.co.id
Blog :selvitridayani019@gmail.com

Senin, 07 Desember 2015

Cerpen : Jeruk Kok Makan Jeruk Sih ?

Sumber Foto : facebook.com

Jeruk Kok Makan Jeruk sich ?

SMA 02 Kendari adalah salah satu sekolah terfavorit yang diincar para siswa-siswi. Tapi, semenjak Isu yang  beredar dikalangan siswa, SMA 02 Kendari mengalami penurunan drastis. Dengan penurunan yang mencapai 65% , siswa banyak yang bermutasi. 

Idul  adalah salah satu murid SMA 02 Kendari yang mengidap  penyakit HIV Aids. Dahulu, sebelum terkena HIV Aids hidupnya bagaikan surga.Mempunyai anggota keluarga yang lengkap dan harmonis.Idul adalah putra tunggal dari pasangan Suryono dan Gita. Ia terkenal di sekolah. Stylenya selalu berubah-ubah. Mulai dari model Korea, Jepang, maupun Perancis. Para siswi-siswi banyak yang mengagumi dan jatuh hati padanya. Namun, ada salah satu siswa bernama Riki sangat menyukai Idul. Hampir sekitar 4 bulan Idul mengenali sekaligus berteman dengan Riki. 

Riki yang berjenis kelamin ganda sangat mengharapkan Idul menjadi miliknya. Bahkan ia berencana untuk menjadikannya sepasang Suami kelak nanti. Sementara Idul, adalah laki-laki Tulen. Idul yang saat itu bertugas untuk membawa tumpukkan buku dan meletakkannya diperpustakaan. Tanpa sengaja ia bertemu dengan seorang gadis jelita diperpustakaan. Gadis tersebut bernama Laura. Laura yang berdarah ningrat berhasil membuat Idul menjadi  klepek-klepek tak berdaya. Alhasil, Idul mendekati Laura dengan strategi simple yaitu basa-basi. Kemudian dilanjutkan dengan meminta nomor handphone gadis itu. Setelah beberapa hari Idul contek-contekan sama Laura akhirnya mereka berdua jadian. Riki sekaligus best friend Idul menganggap Idul udah tidak mau lagi  berteman dengan dirinya. Riki merasa 
Jeolousy kepada Laura yang penampilannya sangat perfect dikalangan para siswi-siswi. 
Malam minggu pun tiba. Laura mengajak Idul untuk nge-date di tengah gemerlap malam yang indah. Idul menancap gas motornya dan meluncur kerumah Laura. Didepan rumahnya, Laura sudah bersiap menunggu Idul datang. Laura dengan nyaman memegang pinggang Idul yang sedang mengendarai motornya. Perjalanan yang begitu menyenangkan membuat hati kedua insan menjadi  bahagia. Laura lagi-lagi mengajak Idul ke diskotik. Tapi, Idul menolak dengan alasan “Gue ngga mau kalau elo mabuk-mabukkan, berdansa bersama orang murahan, dan yang terakhir kata nyokap bokap gue jika gue berani-berani melakukan hal semacam itu, gue akan dicincang dan bakal menyesal seumur hidup Gue.” Idul menjelaskan panjang lebar dan Laura akhirnya mengerti.

Setahun pun berlalu. Status hubungan mereka masih pacaran. Laura dan Idul semakin lengket seperti romeo and Juliet. Hingga  masuk kelas XII semester 1 Laura tiba-tiba memutuskan idul secara sepihak. Idul yang tidak tahu menahu mengapa Laura memutuskannya. Ia berusaha mencari penjelasan tapi Laura bungkam dan tak bisa berkata-kata. Idul bingung,  tapi ia tak pantang menyerah. Ia dengan nekatnya menemui Laura yang sedang duduk manis ditaman belakang sekolah bersama seorang cewek berlagak tomboy. Idul menghampiri Laura, ‘’Laura, kenapa kamu begitu? Kenapa kamu memutuskan aku secara sepihak di hari jadian kita?”. Pertanyaan yang dilontarkannya bertubi-tubi membuat Laura menangis dengan air mata bersalah. Idul kembali bingung, sementara cewek tomboy yang berada disamping Laura berusaha menenangkannya. “Hey mau loe ap? Loe udah bikin nangis sahabat gue. Kaga usah munafik deh Loe., Apa gue harus teriak dengan ngomong Laura sekarang udah putus sama Idul..,” Tegas Cewek tomboy bernama Mira.Idul meninggalkan Laura dengan emosi yang tak bisa diluapkan. Ia mencari sahabatnya Riki yang saat itu sedang duduk  santai dibawah pohon mangga. Riki melihat sahabatnya dengan kesedihan bercampur kegalauan. “kenapa bro? any problem?” Tanya Riki.

Idul bingung menjelaskan kepada Riki tentang masalah yang menimpanya. 
Rik, gue pulang duluan,.” Ucap Riki.
Loe bolos ya? Baru kali ini gue ngelihat loe bolos.” Herannya.
Idul tak menghiraukan omongan dari sahabatnya. Ia buru-buru mengambil tas didalam kelas dan menuju ketempat parkiran untuk mengambil motornya. Tancapan gas darinya membuat siswa-siswi kaget. Idul memutuskan untuk pulang kerumahnya. Sebelum pulang Idul singgah kepantai untuk menenangkan dirinya sejenak. Waktu tak terasa berlalu hingga malam pun tiba. Idul bergegas untuk pulang kerumah. Sesampai dirumah kedua orang tuanya sedang cekcok. Idul kaget dan tak sengaja  mendengar percakapan  bahwa kedua orang tuanya akan bercerai. Hatinya sangat hancur dan tanpa pikir panjang Ia menghampiri kedua orang tuanya.
“Mama, Papa, apakah benar kalian berdua akan bercerai dan meninggalkan Idul sendirian?” Tanyanya.
“Iya nak. Maafkan Mama dan Papa, Mama ngga tahan lagi sama kelakuan Papa kamu yang tiap kali main perempuan melulu.”Kata Mamanya.
Betul pa? Papa sering mainin perempuan? Jelas-jelas Mama itu istri sahnya Papa dan aku anak darah daging kalian berdua.”Tanyanya.
Iya memang. Papa akhir-akhir ini sering bergaul sama wanita lain dan gara-gara Mamamu yang selingkuh dibelakang Papa.”Membela dirinya.
Idul bimbang mana yang salah dan mana yang benar. Hingga meninggalkan kedua orang tuanya dengan situasi perseteruan. Lagi-lagi Idul menancapkan gas motornya dengan kecepatan 180 km/jam. Diperjalanan Idul menghubungi Riki,
“Rik, Elo dimana sekarang?”. Tanya Idul.
Gue sekarang ada di Bar Lorenza.
Tunggu Gue ya, Gue akan kesitu.” Sambil menutup telepon.

Idul akhirnya sampai di Bar Lorenza. Suasana di tempat itu sangat ramai. Pelanggan yang datang kebanyakan sesama pria tampan. Ia menceritakan kisahnya yang barusan terjadi kepada saabatnya. Mulai dari Laura yang memutuskannya secara sepihak sampai dengan Kedua orang tuanya akan bercerai. Riki sangat terharu mendengarnya dan berusaha menenangkan Idul dengan berbagai macam Motivasi. Setiap lontaran yang diucapkan Riki, Idul menganggap bahwa Riki adalah satu-satu sahabat yang mengerti arti hidupnya. Idul sangat stress dengan tekanan jiwa yang tak maksimal sehingga ia meminum segelas wine yang telah disediakan oleh Riki. Tanpa sadar diseblahnya ada seorang lelaki tampan yang mencoba  menggoda Idul dengan tatapan mesranya. Idul terkejut dan menghindar dari godaan lelaki tampan. Disaat itu idul mencari seluk beluk kamar mandi tapi ia tidak menemukannya. Tiba-tiba sudut pandangannya tertuju kepada 2 orang lelaki tampan yang sedang melakukan kissing. Idul kelihatan shock dan bulu kuduknya pun merinding melihat hal itu. Ia buru-buru keluar dari Bar. Riki yang melihat Idul lari dengan tergesa-gesa memanggilnya.

“Dul, ada pa? kenapa Loe lari?.” Tanyanya penasaran.
“ Loe udeh gile ape. Loe kerja ditempat murahan seperti ini, mana Pelanggan loe kebanyakan Homo lagi. Atau Loe juga ikut-ikutan homo?.” Ucapnya.
Riki yang tak bisa berkata-kata tak menggubris omongan dan meninggalkan Idul.

Hari pun semakin berlalu, Idul bergegas kesekolah. Tapi suasana sekolah sangat berbeda dengan hari sebelumnya. Video “Jeruk makan Jeruk” alias hubungan sesama jenis yang sempat mengegerkan satu sekolah menjadi tranding topic dikalangan siswa-siswi SMA 02 Kendari menyebar seperti kumpulan kapuk yang berterbangan diangkasa. Video sexi yang diperankan oleh Laura bersama cewek tomboy bernama Mira dan Riki bersama cowok tampan kini beredar. Siswa-siswi menonton dengan serius tanpa ekspresi. Salah satu siswa sangat bergairah melihat video tersebut. Sementara Idul merenung dibawah pohon ketapang meratapi nasibnya yang sangat menyedihkan. Kisah yang pernah terjadi masih terbayang di pikiran dan benaknya. Riki mengagetkan sahabatnya, dan Ia tersadar dari lamunanya. 

Hey bro, Loe ngelamun lagi…” Mengejutkan Idul.
Hmpttt., gue pengen kembali ke masa gue dulu. Gue ngga mau begini terus, Gue merasa kehilangan setengah dari kehidupan gue. Gue streeessssss bingiiiiitttzzz sob…”Jawabnya.
“Yaudehh.., tenang sob. “ Menenangkan sahabatnya.
MMS Video  berdering ke handphone Idul. Idul membuka MMS Video dan penasaran siapa yang mengirim MMS tersebut. Idul terkejut melihat MMS Video berisikan Video yang tidak layak dinonton. Riki yang ada disamping Idul sangat malu melihat videonya tersebar.  Idul pun tak bisa berkata-kata hingga idul menghindari Riki selama satu minggu.

Citra sekolah SMA 02 Kendari kini tercoreng di mata masyarakat sekitar. Hingga pihak Sekolah mengeluarkan Laura, Mira, dan Riki dari sekolah. Tanpa sepengetahuan Idul ternyata cewek yang pernah menjadi bagian dari hidupnya selama setahun lamanya  adalah seorang Lesbi dan sahabatnya sendiri yang mengerti suka dukanya  adalah seorang Homo. Idul yang tak punya siapa-siapa lagi akhirnya pasrah. Kedua orang tuanya telah meninggalkan dirinya dengan menyisahkan harta kekayaan yang berlimpah dan diasuh oleh seorang pembantu yang tinggal menetap dirumah Idul. Sedangkan mantan kekasih dan Sahabatnya telah menghianati dirinya. Hati Idul semakin hancur lebur. Ia memutuskan untuk bunuh diri tapi rencananya gagal. Gemerlap bintang menghiasi suasana malam yang indah meskipun hatinya hancur tapi Ia tak pantang menyerah. 

6 bulan pun berlalu, setelah kejadian itu Idul terpaksa berhenti untuk bersekolah. Ia akhirnya terjerat dunia malam bersama sahabatnya Riki. Idul yang pernah membenci Riki akhirnya memaafkan Riki. Menghabiskan waktu bersama sahabatnya. Hingga Idul pernah melakukan hubungan intim bersama Riki dan mengonsumsi Narkoba. Hidup Idul tak berarti lagi. Jam, menit, dan detik pun berlalu setelah sekian lama Idul melakukan hal yang menurut agama adalah perbuatan dosa akhirnya ia baru sadar bahwa dirinya mengidap penyakit  HIV Aids. Penyakit yang tak bisa disembuhkan dan penyakit langkah diseluruh dunia. Idul yang malang menghabiskan waktunya di tempat rehabilitasi.

di Kirim Melalui lpmredline@gmail.com
Nani Rahayu

Senin, 30 November 2015

Tips-tips Menulis Dengan Baik

Sumber : Google Image

WARTAKAMPUS, Opini - Inilah cara jitu mengekspresikan pikiran dan ide menjadi lebih baik dan jelas. Ingat, menjadi penulis hebat sekaliber Pramudia Ananta Toer atau penulis dunia lainnya memerlukan latihan dan pengetahuan. Namun, dengan kerja keras dan perjuangan yang hebat bisa dipastikan kita suatu hari nanti akan diikuti oleh orang lain yang juga akan bercita-cita ingin seperti Anda! Sang Penulis Hebat.

METODE I DASAR-DASAR TEKNIK MENULIS YANG BAIK

1. Jadikan sesuatu menjadi aktif. Salah satu bentuk paling umum tulisan yang buruk adalah penggunaan kalimat pasif yang berlebihan. Kalimat pasif mengubah objek suatu tindakan menjadi subjek kalimat dengan bentuk kata kerja seperti “X telah diserang oleh Y” dan bukan menggunakan kalimat sederhana “Y menyerang X.” Belajarlah untuk menghindari bentuk kalimat seperti ini sebisa mungkin.

”Novel itu ditulis oleh Frank saat masih kuliah” adalah bentuk kalimat pasif. “Frank menulis novel itu saat masih kuliah” adalah bentuk kalimat aktif.
Menggunakan kalimat pasif tidak selalu buruk. Kadang-kadang tak ada cara yang tepat untuk membuat pernyataan aktif atau kadang-kadang Anda menginginkan sentuhan yang lebih ringan sehingga pembentukan kalimat pasif dimungkinkan. Namun, ikutilah aturan berikut ini sebelum mulai membuat pengecualian.

2. Gunakan kata-kata yang kuat. Tulisan yang baik memiliki unsur ketepatan, mengggugah perasaan, dan dibumbui dengan hal-hal tak terduga. Menggunakan kata kerja atau kata sifat yang tepat dapat mengubah sebuah kalimat yang tidak menginspirasi menjadi kalimat yang akan diingat dan dikutip orang di masa mendatang. Carilah kata-kata yang spesifik sebisa mungkin. Usahakan untuk tidak mengulang kata yang sama terus-menerus kecuali Anda sedang mencoba membuat ritme kalimat.

Salah satu pengecualian dalam hal ini adalah kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan dialog. Tulisan yang buruk berisi kalimat-kalimat “”ia berkomentar” dan “ia menjawab.” “Ucapan” yang ditempatkan dengan baik bisa menjadi luar biasa, namun seringkali kata yang sederhana seperti “katanya” akan lebih berhasil. Mungkin akan terasa canggung menggunakan “katanya” terus-menerus, namun mengubah hal yang tidak perlu akan membuat pembaca lebih sulit untuk mengikuti alur percakapan dari awal sampai akhir. Ketika menulis dialog, Anda ingin pembaca mendengarkan suara karakter-karakter yang ada dalam tulisan, bukan suara Anda.

Kuat bukan berarti sulit dimengerti atau lebih rumit. Jangan gunakan kata “reduksi” jika Anda bisa menggunakan kata “pengurangan”. “Ia memobilisasi massa ” tidak lebih baik daripada “Ia mengerahkan massa.” Jika Anda memiliki kemungkinan untuk menggunakan kata “terorganisir”, gunakan saja. Namun, jika kata “teratur” lebih memungkinkan dan tidak terdengar rumit, gunakan kata ini.

3. Hilangkan hal-hal yang tidak penting. Tulisan yang baik adalah tulisan yang sederhana, jelas, dan langsung pada tujuannya. Tulisan yang berisi 50 kata tidak akan berarti jika bisa ditulis hanya dengan 20 kata saja. Tulisan yang baik menggunakan kata-kata yang tepat dan bukan menggunakan kata-kata yang hanya memenuhi halaman. Rasanya mungkin menyenangkan untuk mengemas semua ide dan detail ke dalam satu kalimat, namun kemungkinan kalimat tersebut sulit untuk dimengerti. Jika sebuah frasa tidak menambahkan sesuatu yang bernilai, maka hilangkan saja. 

Kata keterangan adalah penolong klasik tulisan yang biasa-biasa saja. Penempatan kata keterangan yang baik akan menyenangkan, namun seringkali kata keterangan yang kita gunakan sudah diterangkan secara tidak langsung oleh kata kerja atau kata sifat. Bisa juga akan diterangkan dengan kata yang lebih menggugah. Jangan tulis “menjerit penuh ketakutan”. Kata “menjerit”sudah menggambarkan ketakutan. Jika Anda melihat tulisan Anda sudah penuh dengan kata-kata “dengan/secara”, mungkin sudah waktunya untuk mengevaluasi sejenak dan lebih fokus pada tulisan Anda.

Menghilangkan hal-hal yang tidak penting kadang-kadang paling baik dilakukan pada tahap pengeditan. Anda tak harus terobsesi menemukan cara yang paling singkat untuk memfrasakan setiap kalimat. Tuliskan semua ide dan lanjutkan mengedit hal-hal yang tidak penting.

Tulisan Anda tidak hanya hadir di ruang kosong. Tulisan harus dirasakan bersama imajinasi pembaca. Anda tak perlu menggambarkan setiap detail jika beberapa kalimat yang baik mendorong pikiran pembaca untuk membayangkan jalan ceritanya. Letakkan kalimat pada posisi yang tepat dan biarkan pembaca menghubungkannya.

4. Jangan memberi petunjuk. Daripada membuat pembaca tenggelam dalam penjelasan yang panjang tentang latar belakang karakter atau makna alur cerita, cobalah untuk membiarkan pembaca menemukan ide yang sama melalui kata-kata, perasaan, dan tindakan karakter dalam cerita. Khususnya dalam cerita fiksi, melakukan langkah klasik yang merupakan saran penulis andal ini adalah salah satu pelajaran paling penting yang dapat dipelajari seorang penulis.

5. Hindari hal-hal klise. Hal-hal klise adalah frasa, ide, atau situasi yang tampak tidak orisinil. Hal-hal klise mungkin memiliki kekuatan pada satu sisi, namun penggunaannya terlalu berlebihan sehingga hanya memiliki nilai yang kecil kecuali diimajinasikan kembali dengan cara-cara yang kreatif. Sulit untuk mengatakan secara tepat apa yang membuat sesuatu menjadi klise, namun lebih dari itu, seperti halnya pornografi, Anda akan mengetahuinya jika Anda melihatnya. 

"Malam itu begitu gelap dan terjadi badai” adalah contoh klasik frasa yang klise, bahkan sekarang menjadi konsep yang klise. Bandingkan dengan kalimat-kalimat pembuka yang berhubungan dengan cuaca berikut ini:

”Suatu hari yang dingin dan cerah di bulan April, waktu menunjukkan pukul satu siang.”—1984, karya George Orwell.Hari itu tidak gelap, tidak ada badai, dan bukan malam hari. Namun, Anda dapat mengetahui dari awal sesuatu yang tidak cukup tepat di tahun 1984.
Langit di atas pelabuhan adalah warna-warna televisi, menyiarkan saluran yang mati” —Neuromancer, karya William Gibson, Dalam buku yang sama terdapat pula kata “ruang maya. ” Kalimat ini tak hanya memberikan laporan cuaca, namun pembaca juga ditempatkan berada dalam dunia yang tidak menyenangkan.

”Hari itu adalah saat di mana nenekku meledak kemarahannya.”— The Crow Road, karya Iain Banks.

”Saat itu merupakan masa-masa terbaik, Saat itu merupakan masa-masa terburuk, saat itu merupakan masa kebijaksanaan, saat itu merupakan masa kebodohan, saat itu merupakan masa kepercayaan, saat itu merupakan masa keraguan, saat itu merupakan musim cahaya, saat itu merupakan musim kegelapan, saat itu merupakan musim semi harapan, saat itu merupakan musim dingin keputusasaan, kita memiliki segalanya sebelumnya, kita tak punya apa-apa sebelumnya, kita semua akan langsung menuju Surga, kita semua akan langsung menuju jalan lain-kesimpulannya, masa tersebut begitu jauh seperti masa saat ini, sebagian pihak berkuasa yang paling bersuara memaksa untuk didengar, demi kebaikan atau kejahatan, hanya pada tingkat perbandingan tertinggi.” —A Tale of Two Cities, karya Charles Dickens. Cuaca, emosi, umpatan, dan keputusasaan. Dickens membungkus semuanya dengan kalimat pembuka yang membuat pembaca siap mengikuti cerita selanjutnya. 

6. Mendobrak aturan. Penulis-penulis terbaik tak hanya mengikuti aturan-mereka tahu kapan dan bagaimana cara mendobraknya. Segala sesuatu yang berasal dari tata bahasa tradisional hingga saran tentang penulisan di atas bisa dilakukan jika Anda tahu bahwa keluar dari jalur akan meningkatkan tulisan Anda. Kuncinya adalah Anda harus selalu menulis dengan cukup baik dan dengan sengaja mendobrak aturan.

METODE II BACALAH TULISAN DENGAN ANTUSIAS

1. Bacalah satu atau bahkan sepuluh buku. Baca dan pahamilah karya-karya penulis besar dan berpengaruh untuk mempelajari apa yang memungkinkan dalam cerita. Dengan membenamkan diri dalam pikiran penulis-penulis yang memberikan cerita dan ide paling berpengaruh di dunia, Anda akan memperluas kosakata, membangun pengetahuan, dan memelihara imajinasi. 

Carilah cara yang berbeda dalam menyusun tulisan atau menyajikan cerita.

Cobalah untuk membandingkan pendekatan pengarang yang berbeda dengan subjek yang sama untuk melihat kesamaan dan perbedaannya. Misalnya, Death of Ivan Ilych karya Tolstoy dengan The Snows of Kilimanjaro karya Hemingway.

2. Temukan kiasan-kiasan yang ada dalam kebudayaan kita. Anda mungkin tidak menyadarinya. Namun buku, film, dan media-media lainnya mengandung referensi dan penghormatan terhadap karya sastra yang hebat. Dengan membaca karya-karya klasik, Anda akan membangun sebuah kumpulan pengetahuan yang berbudaya yang akan memberi informasi lebih baik bagi tulisan Anda. 

3. Pastikan Anda paham mengapa sebuah karya klasik dianggap hebat. Saat membaca novel The Catcher in the Rye, sangatlah mungkin Anda tidak langsung “memahaminya” atau melihat nilainya. Jika ini terjadi, cobalah membaca sebuah atau dua buah esai tentang novel tersebut untuk mempelajari mengapa karya tersebut begitu berpengaruh dan efektif. Dengan begitu, Anda akan menemukan berbagai makna yang mungkin Anda lewatkan dalam novel tersebut. Memahami apa yang membuat sebuah tulisan menjadi hebat adalah salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan menulis.

4. Menonton teater. Ya, menonton pertunjukan drama memang sebuah kegiatan pasif, seperti menonton televisi atau film di bioskop. Tak ada sedikit pun aktivitas membaca yang dilakukan. Namun, menonton drama akan menghidupkan imajinasi Anda dengan cara yang tidak terduga. 
Pertunjukan teater seperti kata-kata yang datang ke dalam kehidupan, hanya dengan interpretasi sutradara dan penyampaian akting para aktornya sebagai filter antara naskah pengarang dan telinga Anda. Teater melebihi apa yang disuguhkan sebuah film.

5. Bacalah majalah, surat kabar, dan lain sebagainya. Karya sastra bukanlah satu-satunya sumber ide. Dunia penuh dengan orang-orang, tempat, dan peristiwa yang menarik yang akan menginspirasi pikiran Anda sebagai penulis. 

6. Ketahuilah kapan Anda harus melepaskan diri dari berbagai pengaruh. Seringkali terjadi Anda telah menyelesaikan sebuah novel yang bagus dan merasa senang dengan hasilnya. Namun, saat Anda membacanya kembali, novel Anda tampak tidak orisinal, mirip dengan karya pengarang yang bukunya baru saja Anda baca. Anda dapat mempelajari segalanya dari para penulis hebat, namun Anda perlu untuk mengembangkan gaya Anda sendiri. Belajarlah untuk melepaskan berbagai pengaruh dengan latihan menulis bebas, meninjau karya-karya Anda sebelumnya, atau bahkan merangsang pikiran secara mendalam. 


7. Edit, edit, edit. Jangan percaya pada guru bahasa Inggris. Tak ada maha karya yang “sempurna” dalam menulis. Setiap pengarang bisa menemukan sesuatu untuk diubah bahkan dalam karya-karya besarnya jika mereka memeriksanya. Pengeditan adalah salah satu bagian terpenting dalam proses penulisan. Setelah selesai menulis, luangkan waktu satu hari untuk membaca kembali tulisan Anda dengan mata yang segar, untuk meneliti kesalahan penulisan, memeriksa seluruh paragraf, atau apa saja yang bisa membuat tulisan Anda menjadi lebih baik. Setelah selesai mengedit, baca lagi berulang-ulang. 

METODE III TULIS SEBANYAK-BANYAKNYA

1. Milikilah sebuah notes. Bukan sembarang notes, namun pilihlah yang berkualitas bagus yang bisa dibawa ke mana-mana. Ide muncul kapan saja dan Anda tentu ingin menampung ide-ide yang sering muncul tersebut sebelum hilang, seperti mimpi yang rasanya benar-benar indah saat Anda tidur tadi malam. 

2. Tulislah ide apa saja yang keluar dari pikiran. Judul, subjudul, topik, karakter, situasi, frasa, metafora, apa saja yang akan menyalakan imajinasi Anda nantinya ketika sudah siap. 

3. Penuhi notebook dengan berbagai ide dan lakukan terus. Ketika And selesai menulis, berikan label pada tulisan tersebut berikut tanggal penulisan dan catatan-catatan secara umum, sehingga Anda bisa membacanya kembali ketika Anda memerlukan dorongan semangat untuk menulis kreatif. 

4. Bergabunglah dengan kelompok pelatihan penulisan. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas tulisan dan tetap termotivasi adalah berkomunikasi dengan penulis-penulis lain dan mencari masukan untuk tulisan Anda. Carilah grup menulis online atau yang ada di kota Anda. Dalam grup ini, para anggota biasanya akan membaca tulisan satu sama lain dan mendiskusikan apa yang disukai dan tidak disukai dan bagaimana suatu tulisan bisa ditingkatkan. Anda akan tahu bahwa memberi dan menerima masukan akan membantu Anda untuk belajar hal-hal yang bernilai untuk meningkatkan kemampuan menulis. 

5. Menulislah setiap hari. Tulislah buku harian, berkirim surat dengan sahabat pena, atau meluangkan waktu sekitar satu jam untuk menulis apa saja. Tentukan sebuah topik dan mulailah menulis. Topiknya bisa apa saja. Idenya adalah menulis, menulis, dan menulis. Menulis adalah kemampuan yang membutuhkan latihan dan otot yang bisa diperkuat dan dipelihara dengan latihan yang benar. 

METODE IV MERANGKAI CERITA

1. Tentukan sebuah topik dan susunlah jalan cerita secara umum. Tak perlu rumit, cerita tersebut dimaksudkan agar mudah dipahami maksudnya. Misalnya, tentang cerita film-film klasik Hollywood: seorang pria bertemu wanita, pria berpacaran dengan wanita, pria kehilangan kekasihnya, pria mendapatkan kembali kekasihnya. Adegan-adegan pengejaran bisa ditambahkan kemudian. 

2. Tulislah sebuah garis besar. Hal yang menggoda adalah mulai menulis dan berusaha membuat hal-hal yang tidak terduga dan mengubah alur cerita. Jangan lakukan! Garis besar yang sederhana sekalipun akan membantu Anda untuk melihat gambaran besar dan menghemat waktu agar Anda tak perlu sering –sering menulis ulang cerita Anda. Mulailah dengan jalan cerita yang mendasar dan kembangkan bagian per bagian. Sempurnakanlah cerita dan isilah minimal dengan karakter utama, lokasi, periode waktu, dan suasana hati. 
Perhatikanlah, pada sebuah garis besar ada 4 bagian cerita di mana bagian terakhir merupakan bagian terbesar dari cerita. Jika ada bagian garis besar cerita yang memerlukan banyak kata untuk menggambarkannya, buatlah sebuah sub-garis besar untuk membagi bagian tersebut agar mudah disusun.

3. Tulislah konsep pertama. Anda sekarang siap untuk memulai tulisan “kasar” atau yang dikenal dengan konsep pertama! Dengan menggunakan garis besar, sempurnakan karakter dan ceritanya.

4. Sediakan ruang dalam cerita untuk menambahkan karakter dan apa yang membuat mereka seperti itu. Berikan sedikit cerita tentang masing-masing karakter. Meskipun Anda tidak menambahkan informasi tersebut, cerita akan memberikan kesan bagaimana karakter tersebut bertindak dalam situasi tertentu. 

5. Jangan takut untuk pindah ke bagian lain. Jika Anda tiba-tiba memiliki ide brilian tentang bagaimana menyelesaikan akhir cerita, namun Anda masih menulis bab 1, tulis saja! Jangan biarkan sebuah ide terbuang percuma. 

6. Biarkan cerita yang mengarahkan Anda. Biarkan cerita mengalir dan Anda akan menemukan arah yang tak terduga, namun sangat menarik. Anda masih menjadi sutradaranya, namun tetaplah terbuka terhadap inspirasi lain. 

7. Selesaikan konsep pertama. Jangan buru-buru untuk menyempurnakan cerita. Biarkan cerita mengalir di atas kertas. Jika Anda menyadari 2/3 dari jalan cerita berkisah tentang duta besar negara Dubai, buatlah catatan dan selesaikan cerita dengan tokoh wanitanya sebagai seorang duta besar. Jangan kembali ke awal dan mulai menulis kembali bagian tokoh tersebut sampai Anda selesai dengan konsep pertama. 

8. Tulislah lagi dan lagi. Ingatlah konsep pertama! Sekarang Anda akan menulisnya dari awal. Mengetahui semua detail cerita pada saat ini akan membuat karakter Anda jauh lebih nyata dan dapat dipercaya. Sekarang Anda tahu mengapa tokoh pria ada di pesawat dan mengapa tokoh wanita berdandan seperti anak punk. 

9. Tulislah cerita sampai akhir. Saat Anda selesai dengan konsep kedua, Anda akan memiliki semua informasi tentang cerita, karakter,alur cerita utama, dan sub-alur cerita yang diterangkan. 

10. Bacalah ulang dan minta pendapat atas karya Anda. Sekarang Anda sudah menyelesaikan konsep kedua. Waktunya untuk membaca cerita tersebut. Bacalah dengan netral sehingga paling tidak Anda dapat bersikap objektif. Mintalah beberapa teman yang Anda hargai pendapatnya untuk membaca karya Anda. 

11. Tulislah konsep terakhir. Berbekal catatan hasil membaca cerita tersebut dan masukan dari teman atau penerbit, lanjutkan cerita Anda sekali lagi dan selesaikanlah. Sempurnakan bagian akhirnya, selesaikan konfliknya, hilangkan karakter-karakter yang tidak menambah bobot cerita. 

Selasa, 09 Desember 2014

Sekali Lagi Tentang Moralitas



Sekali Lagi Tentang Moralitas
Ame’ (Parepare28/Oktober/2014)
Sekali lagi tentang moralitas
yang kau usung untuk menjadi penawar bagi penindas
tak tahu ujungnya bagaimana kawan
hanya ceremonial yang kau coba perlihatkan
terus dimana moralitas yang kau
diskusikan
Ku tanya kau dengan seribu Kalimah
kau jawab dengan diam tanpa kata
kenapa diam sahabat ?
kawanku berucap jelas diam, mana bisa
sekali lagi, bagaimana kabarnya moralitas yang kau banggakan
kawan, maaf Aku tak berniat menyinggung
namun tujuan kita adalah sesuatu yang agung
perlu strategi yang matang
bukan yang membuat kita bingung
danjelasbukanjugamenjadiartispenghibur di setiappanggung
apalagimenjadiharimau forum yagtaklagipatahtaring
tapijugadenganekorbuntung
danlewat susunan kalimat yang tak begitu indah ini
di tengahkaum yang sedangtertatih
di hempasbelenggutirani

ku Tanya sekalilagikau yang sedangberpose morality
yang
kita butuhkanadalah idealnya sebuah teori
dan ilmiahnya s
uatu aksi
terus untuk negeri tanpa penindasan
kita mulai dari mana dengan moralitas yang kau tawarkan
Semua ini bukan untuk memojokkan
tapi ini adalah argumen yang berbau pertanyaan
tentang semua yang kau coba berikan
tentang semua yang kau selalu banggakan
terus bagaiman
a kabarnyamoralitas yang mungkintelahusang
Anjingmenggonggongkapilaberlalu
kalimat popular parapenyairterdahulu
tapijangansampaikauberpikirbegitu !
kamikauanggapanjing yang berkoar-koar di belakangmu
dankauberlalumenjauhtaktahumalu
Kami berkoar-koarmemanggilmu yang telahjauh
berharapkaukembalidengansejutapeluru
danmenyamakanpersepsiuntuktujuan yang satu
bukanpersepsi yang membawakejalanbuntu
sepertijalanmu yang kinibelumberlalu
Eksistensimuseakanmengancamdunia yang telahberselingkuh
mencabik-cabiksecuilkebohongan di pelosoknegerimu
namuncabikanmubelummampumeruntuhkanbentengkebohonganitu
karenasebagiandarisahabatmu
ternyata di belakangjustrusedangsibukmempertahankanbentengitu
denganimbalandompet yang berisiuangtunairatusanribu
sahabatmudenganrelamenjualkejujurandankebenarannya
kepadamereka yang kauanggapmusuh
Musuhmudansebahagiansahabatmusamasaja
mungkinmerekatelahdirasukihedonismepemudabuatankorea









Di Kelas Bahasa Inggris Ada Cinta


Di Kelas Bahasa Inggris Ada Cinta
Ame’ 10/November/2014
Satu semester akan kulalui bersamamu
belajar merangkai kata dalam satu kalimah asing
awal cerita kumulai dengan menatapmu dari sudut kelas itu
kuhantarkan rasa yang kuharap terbawa angin
Saat-saat yang indah kulalui bersama dalam satu kelas
walau di sela keindahan ku bertanya
apakah kau juga merasakan yang sama
Ragu dan malu
namun tetap beraniku
menikmati paras dengan senyum menggoda itu
walau dengan kepasrahan dan terpaku
lahirkan kembali ribuanTanya,
mungkin senyum itu adalah utopia untukku
Ingin rasanya menggenggam lentik jemarimu
yang penuh kelembutan
menyapamu dan menanyakan kabarmu
di pagiku yang penuh impian
berbisik di sudut kelas bersamamu
berbisik tentang cinta yang penuh keagungan
Kasih, ajari aku bahasa Asing itu
walau untuk sekedar berucap I Love You kepadamu